CRITICAL JOURNAL

 

CRITICAL JOURNAL INTERNATIONAL 

“Intravenous Iron Versus Oral Iron in the Treatment of Postpartum Iron Deficiency Anemia” 

1. Pendahuluan

Metode pencarian Literatur

  • Jurnal      diambil dengan alamat link :
  • http://commons.pacificu.edu/pa/228
  • Tidak ada      kriteria eksklusi inklusi dalam pencarian literatur.
  • Kata kunci      yang digunakan adalah treatment of postpartum anemia.

Abstrak

Background: Postpartum anemia can develop after delivery because of unforeseen medical problems during and after delivery which could complicate a mother’s ability to properly care for her newborn child. The current treatment for postpartum anemia is oral iron supplementation but this treatment has been associated with several gastrointestinal side effects. Alternative treatments include blood transfusions and intravenous (IV) iron

therapy. Since blood transfusions are very costly, IV iron treatments have become more popular. Objectives: The objective of this review is to evaluate the hematological parameters and quality of life of women with postpartum anemia while being treated with IV iron sucrose or IV ferrous carboxymaltose compared to oral ferrous sulfate. Methods: An exhaustive search of available medical literature was performed using three databases: MEDLINE, EMBASE and CINAHL. All keywords were originally searched individually and then combined to refine the search. The inclusion criteria consisted of randomized control trials (RCT) published in English after January 2000, which looked at hematologic parameters in postpartum anemic women being treated with either an oral iron supplement or IV iron therapy.

Results: Six RCTs involving 1140 women were reviewed. Four of the studies showed that anemia was corrected with iron therapy at some point during the trial regardless of the treatment method. Three studies showed a significantly decreased amount of time to increase hemoglobin (Hb) levels in the women who where treated with IV iron therapy. All of the studies showed a significant increase in ferritin levels in the IV iron therapy group when compared to the oral iron group, with five of the six studies ending their studies with significantly continued ferritin elevation in the IV iron group. The two studies that examined maternal quality-of-life parameters reported non-significant improvements in the IV treatment group. Although both of these studies also assessed maternal fatigue, only one study reported significant declines in physical and total fatigue. Conclusion: Both ferric carboxymaltose and iron sucrose are safe and effective ways to treat postpartum iron deficiency anemia. Both forms of IV iron are superior to oral ferrous sulfate as they require a shorter treatment period, increase the likelihood of compliance, have no gastrointestinal side effects and rapidly replenish iron stores.

Keywords: postpartum anemia, intravenous iron, oral iron, ferric carboxymaltose, ferrous sulphate, anemia, iron deficiency.

2. Deskripsi / Artikel jurnal

  • Deskripsi Umum
  • Judul jurnal

Intravenous Iron Versus Oral Iron in the Treatment of Postpartum Iron Deficiency Anemia

  • Penulis

Annjanette Sommers MS, PAC

Rob Rosenow PharmD, OD

  • Publikasi

Master of Science in Physician Assistant Studies

This capstone project is available at CommonKnowledge: http://commons.pacificu.edu/pa/228

  • Penelaah review

Suciaty Anis Rochmatun  / P 270224012 083

  • Tanggal telaah

29 Juni 2012

3. Telaah / Review Artikel

  • Fokus      penelitian

Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengevaluasi parameter hematologi dan kualitas hidup perempuan dengan anemia postpartum saat dirawat dengan sukrosa besi IV atau IV carboxymaltose besi dibandingkan dengan besi sulfat oral

  • Gaya dan  Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan sudah tersusun dengan baik dan jelas mulai dari judul penelitian, nama penulis, abstrak (Konteks, tujuan penelitian, pengaturan dan desain, bahan dan metode, analisis statistik, hasil, kesimpulan dan kata kunci).

  • Penulis
    • Penulis jurnal ini adalah Annjanette       Sommers MS, PAC dan Rob Rosenow PharmD, OD
    • Menurut penelaah, dengan melihat latar belakang       departemen mereka berasal, penulis tersebut mempunyai kualifikasi yang       cukup di bidang yang mereka teliti.
    • Judul penelitian
  • Intravenous Iron Versus Oral Iron in the Treatment of Postpartum Iron Deficiency Anemia
  • Judul penelitian telah menggambarkan apa yang akan diteliti, namun sayangnya tidak mencantumkan tempat dan tahun penelitian
  • Abstrak

Kelebihan pada abstrak dijurnal ini adalah Abstrak mampu menggambarkan dengan  jelas mengenai masalah penelitian, tujuan penelitian dan hasil yang didapatkan. Mencantumkan kata kunci. Namun, jurnal ini tidak menyebutkan rekomendasi apa yang diberikan kepada pihak-pihak yang terkait atau berkepentingan dalam penelitian ini. Tidak menuliskan hasil dari variabel penelitian.

  • Masalah dan tujuan penelitian

Masalah dalam penelitian ini adalah anemia postpartum dapat berkembang setelah melahirkan karena masalah medis tak terduga selama dan setelah melahirkan yang dapat mempersulit kemampuan ibu untuk merawat bayinya

Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengevaluasi parameter hematologi dan kualitas hidup perempuan dengan anemia postpartum saat dirawat dengan sukrosa besi IV atau IV carboxymaltose besi dibandingkan dengan besi sulfat ora. Namun tujuan ini hanya dicantumkan dalam abstraknya saja.

  • Literatur / tinjauan pustaka

Literatur yang digunakan menurut saya sudah cukup baik.

  • Hipotesis/pertanyaan penelitian

Pada jurnal ini tidak dicantumkan hypotesis/ pertanyaan penelitian, jadi tidak bisa ditelaah.

  • Populasi dan sampel
    • Populasinya       dan criteria inklusi dan eksklusi belum dijelaskan secara detail jadi       belum bias ditelaah.
  • Definisi Operasional

Tidak disebutkan secara jelas definisi operasional dalam jurnal.

  • Metode penelitian / (setting dan Design)

Tidak dijelaskan secara rinci tentang metode penelitian yang digunakan.

  • Data dan analisa data

Tidak dijelaskan secara rinci tentang analisa data yang digunakan

  • Hasil penelitian

Empat dari penelitian menunjukkan bahwa anemia telah diperbaiki dengan terapi besi di beberapa titik selama persidangan terlepas dari metode pengobatan. Tiga penelitian menunjukkan jumlah yang signifikan menurun dari waktu untuk meningkatkan hemoglobin (Hb) tingkat di mana para wanita yang diobati dengan terapi besi IV. Semua penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada tingkat feritin dalam kelompok terapi besi IV jika dibandingkan dengan kelompok besi oral, dengan lima dari enam studi berakhir studi mereka dengan elevasi feritin secara signifikan dilanjutkan pada kelompok besi IV. Dua studi yang menguji kualitas ibu-hidup parameter dilaporkan tidak signifikan peningkatan dalam kelompok perlakuan IV. Meskipun kedua penelitian tersebut juga dinilai kelelahan ibu, hanya satu penelitian melaporkan penurunan yang signifikan dalam kelelahan fisik dan total.

4.  Penutup

Setiap penelitian pasti ada kekurangan dan kelebihan masing – masing namun tetap saja memberikan beberapa kontribusi atau masukan – masukan yang positif dari berbagai sisi, serta dapat membuktikan teori yang sudah ada, dan dapat pula dijadikan acuan untuk penelitian – penelitian selanjutnya.

CRITICAL JOURNAL DOMESTIK

“Faktor- faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Admulyo Kebumen Tahun 2011 

I.      Pendahuluan

  1. Metode pencarian literatur:

Abstrak

Latar belakang: Keadaan kekuranga zat besi pada ibu hamil dapat menimbulkan gangguan atau ham batan pada pertumbuhan baik pada sel tubuh maupun sel otak. Pada ibu hamil dapat mengalami keguguran, lahir sebelum waktunya, bayi berat lahir rendah (BBLR), perdarahan sebelum serta pada waktu melahirkan dan pada ibu hamil yang anemia berat yang dapat menimbulkan kematian ibu dan bayi.

Tujuan Penelitian: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo tahun 2011. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 120 Ibu hamil. Teknik pengambilan sampel yang digunakan total sampling.

Analisa data menggunakan analisa univariat, bivariat dengan Chi kuadrat (x2).
Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas baik yaitu 61 responden (50,8), status gizi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas baik yaitu 79 responden (65,8%), status ekonomi di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas rendah yaitu 64 responden (53,3%), pendidikan yang mempengaruhi kejadian anemia mayoritas dasar yaitu 62 responden (51,7%), usia terhadap kejadian anemia pada ibu hamil mayoritas reproduksi sehat yaitu 75 responden (62,5%), paritas di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas primipara yaitu 81 responden (67,5%), kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas tidak anemia yaitu 70 responden (58,3%). Hasil penelitian didapatkan nilai p value < 0,05dan dua yang lebih dari 0,05 yaitu sebesar 0,805 dan 0,199.

Kesimpulan: Ada hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil kecuali faktor ekonomi dan paritas.

  1. Deskripsi Artikel/Jurnal
  • Deskripsi Umum
  • Judul jurnal

Faktor- faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Admulyo Kebumen Tahun 2011

  • Penulis

Aulia Rakhmah (B0800180), D III Kebidanan

  • Publikasi

Undergraduate Theses from JTSTIKESMUHGO / 2012-05-12 13:49:15
http://digilib.stikesmuhgombong.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jtstikesmuhgo-gdl-auliarakhm-809

  • Penelaah review

Suciaty Anis Rochmatun  / P 270224012 083

  • Tanggal telaah

29 Juni 2012

  1. Telaah / Review Artikel
  • Fokus penelitian

Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo tahun 2011

  • Gaya dan sistematika penulisan

Sistematika penulisan sudah tersusun dengan baik dan jelas mulai dari judul penelitian, nama penulis, abstrak (Konteks, tujuan penelitian, pengaturan dan desain, bahan dan metode, analisis statistik, hasil, kesimpulan dan kata kunci ).

  • Penulis
    • Penulis jurnal ini adalah Aulia       Rakhmah
    • Menurut penelaah, dengan melihat latar belakang       departemen mereka berasal, penulis tersebut mempunyai kualifikasi yang       cukup di bidang yang mereka teliti.
    • Judul penelitian
  • Faktor- faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Admulyo Kebumen Tahun 2011
  • Abstrak
      • Judul penelitian telah menggambarkan apa yang akan        diteliti, namun sayangnya tidak mencantumkan tempat dan tahun penelitian

Kelebihan pada abstrak dijurnal ini adalah Abstrak mampu menggambarkan dengan  jelas mengenai masalah penelitian, tujuan penelitian dan hasil yang didapatkan. Mencantumkan kata kunci. Namun, jurnal ini tidak menyebutkan rekomendasi apa yang diberikan kepada pihak-pihak yang terkait atau berkepentingan dalam penelitian ini. Tidak menuliskan hasil dari variabel penelitian.

  • Masalah dan tujuan penelitian

Perdarahan
sebelum serta pada waktu melahirkan dan pada ibu hamil yang anemia berat yang dapat menimbulkan kematian ibu dan bayi

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo tahun 2011

  • Literatur / tinjauan pustaka

Literatur yang digunakan menurut saya sudah cukup baik, namun masih kurang banyak untuk dijadikan sebagaibahan  kajian pustaka

  • Hipotesis/pertanyaan penelitian

Pada jurnal ini tidak dicantumkan hypotesis/ pertanyaan penelitian, jadi tidak bisa ditelaah.

  • Populasi dan sampel

Populasinya dan criteria inklusi dan eksklusi belum dijelaskan secara detail jadi belum bisa ditelaah karena hanya tercantum pada abstrak saja.

  • Definisi Operasional

Tidak disebutkan secara jelas definisi operasional dalam jurnal.

  • Metode penelitian  dan analisa data

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Analisa data menggunakan analisa univariat, bivariat dengan Chi kuadrat (x2). Dalam jurnal ini tidak dijelaskan secara terperinci.

  • Hasil penelitian

.Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas baik yaitu 61 responden (50,8), status gizi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas baik yaitu 79 responden (65,8%), status ekonomi di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas rendah yaitu 64 responden (53,3%), pendidikan yang mempengaruhi kejadian anemia mayoritas dasar yaitu 62 responden (51,7%), usia terhadap kejadian anemia pada ibu hamil mayoritas reproduksi sehat yaitu 75 responden (62,5%), paritas di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas primipara yaitu 81 responden (67,5%), kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas tidak anemia yaitu 70 responden (58,3%). Hasil penelitian didapatkan nilai p value < 0,05dan dua yang lebih dari 0,05 yaitu sebesar 0,805 dan 0,199. Yang artinya dapat disimpulkan Ada hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil kecuali faktor ekonomi dan paritas

Hasil dari penelitian ini sudah sangat jelas menggambarkan hubungan yang terjadi antara variable-variabelnya.

4. Penutup

Setiap penelitian pasti ada kekurangan dan kelebihan masing – masing namun tetap saja memberikan beberapa kontribusi atau masukan – masukan yang positif dari berbagai sisi, serta dapat membuktikan teori yang sudah ada, dan dapat pula dijadikan acuan untuk penelitian – penelitian selanjutnya.

 Nama : Suciaty Anis R

Nim

CRITICAL JOURNAL INTERNATIONAL

 

“Intravenous Iron Versus Oral Iron in the Treatment of Postpartum Iron Deficiency Anemia”

 

1. Pendahuluan

Metode pencarian Literatur

  • Jurnal      diambil dengan alamat link :
  • http://commons.pacificu.edu/pa/228
  • Tidak ada      kriteria eksklusi inklusi dalam pencarian literatur.
  • Kata kunci      yang digunakan adalah treatment of postpartum anemia.

 

Abstrak

Background: Postpartum anemia can develop after delivery because of unforeseen medical problems during and after delivery which could complicate a mother’s ability to properly care for her newborn child. The current treatment for postpartum anemia is oral iron supplementation but this treatment has been associated with several gastrointestinal side effects. Alternative treatments include blood transfusions and intravenous (IV) iron

therapy. Since blood transfusions are very costly, IV iron treatments have become more popular. Objectives: The objective of this review is to evaluate the hematological parameters and quality of life of women with postpartum anemia while being treated with IV iron sucrose or IV ferrous carboxymaltose compared to oral ferrous sulfate. Methods: An exhaustive search of available medical literature was performed using three databases: MEDLINE, EMBASE and CINAHL. All keywords were originally searched individually and then combined to refine the search. The inclusion criteria consisted of randomized control trials (RCT) published in English after January 2000, which looked at hematologic parameters in postpartum anemic women being treated with either an oral iron supplement or IV iron therapy.

Results: Six RCTs involving 1140 women were reviewed. Four of the studies showed that anemia was corrected with iron therapy at some point during the trial regardless of the treatment method. Three studies showed a significantly decreased amount of time to increase hemoglobin (Hb) levels in the women who where treated with IV iron therapy. All of the studies showed a significant increase in ferritin levels in the IV iron therapy group when compared to the oral iron group, with five of the six studies ending their studies with significantly continued ferritin elevation in the IV iron group. The two studies that examined maternal quality-of-life parameters reported non-significant improvements in the IV treatment group. Although both of these studies also assessed maternal fatigue, only one study reported significant declines in physical and total fatigue. Conclusion: Both ferric carboxymaltose and iron sucrose are safe and effective ways to treat postpartum iron deficiency anemia. Both forms of IV iron are superior to oral ferrous sulfate as they require a shorter treatment period, increase the likelihood of compliance, have no gastrointestinal side effects and rapidly replenish iron stores.

Keywords: postpartum anemia, intravenous iron, oral iron, ferric carboxymaltose, ferrous sulphate, anemia, iron deficiency.

 

2. Deskripsi / Artikel jurnal

  • Deskripsi Umum
  • Judul jurnal

Intravenous Iron Versus Oral Iron in the Treatment of Postpartum Iron Deficiency Anemia

  • Penulis

Annjanette Sommers MS, PAC

Rob Rosenow PharmD, OD

 

  • Publikasi

Master of Science in Physician Assistant Studies

This capstone project is available at CommonKnowledge: http://commons.pacificu.edu/pa/228

 

 

  • Penelaah review

Suciaty Anis Rochmatun  / P 270224012 083

  • Tanggal telaah

29 Juni 2012

 

3. Telaah / Review Artikel

  • Fokus      penelitian

Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengevaluasi parameter hematologi dan kualitas hidup perempuan dengan anemia postpartum saat dirawat dengan sukrosa besi IV atau IV carboxymaltose besi dibandingkan dengan besi sulfat oral

  • Gaya dan      sistematika penulisan

Sistematika penulisan sudah tersusun dengan baik dan jelas mulai dari judul penelitian, nama penulis, abstrak (Konteks, tujuan penelitian, pengaturan dan desain, bahan dan metode, analisis statistik, hasil, kesimpulan dan kata kunci).

  • Penulis
    • Penulis jurnal ini adalah Annjanette       Sommers MS, PAC dan Rob Rosenow PharmD, OD
    • Menurut penelaah, dengan melihat latar belakang       departemen mereka berasal, penulis tersebut mempunyai kualifikasi yang       cukup di bidang yang mereka teliti.
    • Judul penelitian
  • Intravenous Iron Versus Oral Iron in the Treatment of Postpartum Iron Deficiency Anemia
  • Judul penelitian telah menggambarkan apa yang akan diteliti, namun sayangnya tidak mencantumkan tempat dan tahun penelitian
  • Abstrak

Kelebihan pada abstrak dijurnal ini adalah Abstrak mampu menggambarkan dengan  jelas mengenai masalah penelitian, tujuan penelitian dan hasil yang didapatkan. Mencantumkan kata kunci. Namun, jurnal ini tidak menyebutkan rekomendasi apa yang diberikan kepada pihak-pihak yang terkait atau berkepentingan dalam penelitian ini. Tidak menuliskan hasil dari variabel penelitian.

  • Masalah dan tujuan penelitian

Masalah dalam penelitian ini adalah anemia postpartum dapat berkembang setelah melahirkan karena masalah medis tak terduga selama dan setelah melahirkan yang dapat mempersulit kemampuan ibu untuk merawat bayinya

Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengevaluasi parameter hematologi dan kualitas hidup perempuan dengan anemia postpartum saat dirawat dengan sukrosa besi IV atau IV carboxymaltose besi dibandingkan dengan besi sulfat ora. Namun tujuan ini hanya dicantumkan dalam abstraknya saja.

  • Literatur / tinjauan pustaka

Literatur yang digunakan menurut saya sudah cukup baik.

  • Hipotesis/pertanyaan penelitian

Pada jurnal ini tidak dicantumkan hypotesis/ pertanyaan penelitian, jadi tidak bisa ditelaah.

  • Populasi dan sampel
    • Populasinya       dan criteria inklusi dan eksklusi belum dijelaskan secara detail jadi       belum bias ditelaah.
  • Definisi Operasional

Tidak disebutkan secara jelas definisi operasional dalam jurnal.

  • Metode penelitian / (setting dan Design)

Tidak dijelaskan secara rinci tentang metode penelitian yang digunakan.

  • Data dan analisa data

Tidak dijelaskan secara rinci tentang analisa data yang digunakan

  • Hasil penelitian

Empat dari penelitian menunjukkan bahwa anemia telah diperbaiki dengan terapi besi di beberapa titik selama persidangan terlepas dari metode pengobatan. Tiga penelitian menunjukkan jumlah yang signifikan menurun dari waktu untuk meningkatkan hemoglobin (Hb) tingkat di mana para wanita yang diobati dengan terapi besi IV. Semua penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada tingkat feritin dalam kelompok terapi besi IV jika dibandingkan dengan kelompok besi oral, dengan lima dari enam studi berakhir studi mereka dengan elevasi feritin secara signifikan dilanjutkan pada kelompok besi IV. Dua studi yang menguji kualitas ibu-hidup parameter dilaporkan tidak signifikan peningkatan dalam kelompok perlakuan IV. Meskipun kedua penelitian tersebut juga dinilai kelelahan ibu, hanya satu penelitian melaporkan penurunan yang signifikan dalam kelelahan fisik dan total.

 

4.  Penutup

Setiap penelitian pasti ada kekurangan dan kelebihan masing – masing namun tetap saja memberikan beberapa kontribusi atau masukan – masukan yang positif dari berbagai sisi, serta dapat membuktikan teori yang sudah ada, dan dapat pula dijadikan acuan untuk penelitian – penelitian selanjutnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CRITICAL JOURNAL DOMESTIK

“Faktor- faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Admulyo Kebumen Tahun 2011”

 

I.      Pendahuluan

  1. Metode pencarian literatur:

 

Abstrak

Latar belakang: Keadaan kekuranga zat besi pada ibu hamil dapat menimbulkan gangguan atau ham batan pada pertumbuhan baik pada sel tubuh maupun sel otak. Pada ibu hamil dapat mengalami keguguran, lahir sebelum waktunya, bayi berat lahir rendah (BBLR), perdarahan sebelum serta pada waktu melahirkan dan pada ibu hamil yang anemia berat yang dapat menimbulkan kematian ibu dan bayi.

Tujuan Penelitian: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo tahun 2011. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 120 Ibu hamil. Teknik pengambilan sampel yang digunakan total sampling.

Analisa data menggunakan analisa univariat, bivariat dengan Chi kuadrat (x2).
Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas baik yaitu 61 responden (50,8), status gizi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas baik yaitu 79 responden (65,8%), status ekonomi di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas rendah yaitu 64 responden (53,3%), pendidikan yang mempengaruhi kejadian anemia mayoritas dasar yaitu 62 responden (51,7%), usia terhadap kejadian anemia pada ibu hamil mayoritas reproduksi sehat yaitu 75 responden (62,5%), paritas di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas primipara yaitu 81 responden (67,5%), kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas tidak anemia yaitu 70 responden (58,3%). Hasil penelitian didapatkan nilai p value < 0,05dan dua yang lebih dari 0,05 yaitu sebesar 0,805 dan 0,199.

Kesimpulan: Ada hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil kecuali faktor ekonomi dan paritas.

 

  1. Deskripsi Artikel/Jurnal
  • Deskripsi Umum
  • Judul jurnal

Faktor- faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Admulyo Kebumen Tahun 2011

  • Penulis

Aulia Rakhmah (B0800180), D III Kebidanan

  • Publikasi

        Undergraduate Theses from JTSTIKESMUHGO / 2012-05-12 13:49:15
http://digilib.stikesmuhgombong.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jtstikesmuhgo-gdl-auliarakhm-809

  • Penelaah review

        Suciaty Anis Rochmatun  / P 270224012 083

  • Tanggal telaah

        29 Juni 2012

 

  1. Telaah / Review Artikel
  • Fokus penelitian

Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo tahun 2011

  • Gaya dan sistematika penulisan

Sistematika penulisan sudah tersusun dengan baik dan jelas mulai dari judul penelitian, nama penulis, abstrak (Konteks, tujuan penelitian, pengaturan dan desain, bahan dan metode, analisis statistik, hasil, kesimpulan dan kata kunci ).

 

  • Penulis
    • Penulis jurnal ini adalah Aulia       Rakhmah
    • Menurut penelaah, dengan melihat latar belakang       departemen mereka berasal, penulis tersebut mempunyai kualifikasi yang       cukup di bidang yang mereka teliti.
    • Judul penelitian
  • Faktor- faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Admulyo Kebumen Tahun 2011
  • Abstrak
          

      • Judul penelitian telah menggambarkan apa yang akan        diteliti, namun sayangnya tidak mencantumkan tempat dan tahun penelitian

Kelebihan pada abstrak dijurnal ini adalah Abstrak mampu menggambarkan dengan  jelas mengenai masalah penelitian, tujuan penelitian dan hasil yang didapatkan. Mencantumkan kata kunci. Namun, jurnal ini tidak menyebutkan rekomendasi apa yang diberikan kepada pihak-pihak yang terkait atau berkepentingan dalam penelitian ini. Tidak menuliskan hasil dari variabel penelitian.

 

  • Masalah dan tujuan penelitian

Perdarahan
sebelum serta pada waktu melahirkan dan pada ibu hamil yang anemia berat yang dapat menimbulkan kematian ibu dan bayi

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo tahun 2011

  • Literatur / tinjauan pustaka

Literatur yang digunakan menurut saya sudah cukup baik, namun masih kurang banyak untuk dijadikan sebagaibahan  kajian pustaka

  • Hipotesis/pertanyaan penelitian

Pada jurnal ini tidak dicantumkan hypotesis/ pertanyaan penelitian, jadi tidak bisa ditelaah.

  • Populasi dan sampel

Populasinya dan criteria inklusi dan eksklusi belum dijelaskan secara detail jadi belum bisa ditelaah karena hanya tercantum pada abstrak saja.

  • Definisi Operasional

Tidak disebutkan secara jelas definisi operasional dalam jurnal.

  • Metode penelitian  dan analisa data

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Analisa data menggunakan analisa univariat, bivariat dengan Chi kuadrat (x2). Dalam jurnal ini tidak dijelaskan secara terperinci.

  • Hasil penelitian

.Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas baik yaitu 61 responden (50,8), status gizi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas baik yaitu 79 responden (65,8%), status ekonomi di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas rendah yaitu 64 responden (53,3%), pendidikan yang mempengaruhi kejadian anemia mayoritas dasar yaitu 62 responden (51,7%), usia terhadap kejadian anemia pada ibu hamil mayoritas reproduksi sehat yaitu 75 responden (62,5%), paritas di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas primipara yaitu 81 responden (67,5%), kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Adimulyo mayoritas tidak anemia yaitu 70 responden (58,3%). Hasil penelitian didapatkan nilai p value < 0,05dan dua yang lebih dari 0,05 yaitu sebesar 0,805 dan 0,199. Yang artinya dapat disimpulkan Ada hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil kecuali faktor ekonomi dan paritas

Hasil dari penelitian ini sudah sangat jelas menggambarkan hubungan yang terjadi antara variable-variabelnya.

 

 

4.  Penutup

Setiap penelitian pasti ada kekurangan dan kelebihan masing – masing namun tetap saja memberikan beberapa kontribusi atau masukan – masukan yang positif dari berbagai sisi, serta dapat membuktikan teori yang sudah ada, dan dapat pula dijadikan acuan untuk penelitian – penelitian selanjutnya.

 

 

IT BASED LEARNING

Berikut ini adalah Materi-materi yang dibahas selama perkuliahan “IT Based Learning Skills” pada tiap-tiap pertemuan selama di Semester I pada Program Studi Diploma IV Bidan Pendidik (Kelas A & B) Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta. Materi yang tersedia disini hanyalah ringkasan dari semua yang disampaikan dikelas, silahkan Download materi-materi tersebut dan buka link terkait sebagai tambahan referensi yang telah tersedia di Berikut ini adalah Materi-materi yang dibahas selama perkuliahan “IT Based Learning Skills” pada tiap-tiap pertemuan selama di Semester I pada Program Studi Diploma IV Bidan Pendidik (Kelas A & B) Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta. Materi yang tersedia disini hanyalah ringkasan dari semua yang disampaikan dikelas, silahkan Download materi-materi tersebut dan buka link terkait sebagai tambahan referensi yang telah tersedia di:

buka disini ya….

http://midwife4edu.wordpress.com/materi-kuliah/materi/

Hello world!

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!